Terbuka! Daftar Investor Besar Dalam Perkembangan Bitcoin

Daftar Investor Besar Dalam Perkembangan Bitcoin

Investasi bitcoin saat ini semakin dilirik oleh banyak investor untuk menjadi asset keuangan di masa depan. Kepemilikan terhadap bitcoin pun semakin merebak ke berbagai negara. Meskipun sempat mengkhawatirkan akan mengguncang keuangan negara, namun tetap saja asset crypto tetap diidolakan banyak pihak.

Investasi crypto ini sudah mendunia dan kini beberapa negara mulai memasukkan crypto ke dalam sistem keuangan mereka. Meskipun belum semua, namun keuntungan yang didapatkan dengan investasi crypto berhasil memukau banyak pihak untuk ikut terjun di dalamnya.

Investasi Crypto di Bitcoin Investment Platform

Tak bisa dipungkiri jika investasi crypto saat ini semakin melambung tinggi karena peminatnya pun semakin bertambah. Sebagai investasi yang dilakukan di dunia maya, investasi crypto memberikan banyak kemudahan untuk berbagai transaksi digital.

Crypto investment platform menyediakan bursa bitcoin yang menampung banyak investor untuk melakukan transaksi bitcoin hingga ke penjuru dunia. Salah satunya adalah El Salvador yang baru saja memasukkan bitcoin ke dalam sistem keuangan negara mereka.

Keputusan El Salvador ini tentu saja menggugah negara lain untuk mengikuti jejaknya. Terlebih saat mata uang dollar dianggap tidak ramah bagi sebagian besar negara yang bergantung pada Amerika Serikat. Dengan demikian investor pun semakin bertambah, hingga bitcoin bisa sesukses seperti sekarang ini.

Para investor tersebut berbondong-bondong menambah asset crypto mereka dengan memperbanyak bitcoin di bitcoin investmen platform yang mereka punya.

Daftar Investor Besar Dalam Perkembangan Bitcoin

Daftar Investor Besar Dalam Perkembangan Bitcoin

Investasi bitcoin semakin menjanjikan ketika ada daftar – daftar investor besar yang berada di balik kesuksesan mata uang digital dalam investasi crypto ini. Setidaknya ada 5 investor besar teratas menurut Buy Bitcoin Worldwide yang menggaungi kesuksesan bitcoin sampai saat ini, yaitu :

1. Micro Strategy

MicroStrategy adalah perusahaan analisis terkemuka yang memproduksi perangkat lunak seluler dan juga layanan internet berbasis cloud. MicroStrategy terbukti menjadi pemilik bitcoin terbanyak dan terbesar di dunia.

Michael Saylor selaku pemimpun perusahaan mengungkapkan bahwa perusahaannya baru saja membeli bitcoin lagi di putaran kedua pada sepanjang tahun 2021 ini. Nilainya kurang lebih 1.434 bitcoin yang setara dengan 82,4 juta dollar Amerika. Pembelian dilakukan tunai pada tanggal 29 November dan 8 Desember 2021. Prosentase kepemilikan bitcoin sebesar 0,667%.

Kini total kepemilikan bitcoin yang dimiliki MicroStrategy adalah 121.044 BTC atau sekitar 5,7 miliar dollar Amerika.

2. Grayscale Bitcoin Trust (GBTC)

Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) adalah perusahaan yang sepenuhnya bergantung pada bitcoin. Roda pergerakan perusahaan pun bergantung dari Bitcoin. Tujuannya untuk menahan agar Bitcoin bisa digunakan dalam operasi jaringan Bitcpin peer-to-peer.

Sebagai perusahaan berbasis exchange trade fund (ETF), Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) memiliki kekayaan bitcoin senilai 646.622 BTC atau setara dengan 30,35 miliar dollar Amerika. Prosesntase kepemilikan bitcoinnya itua 3,074%

3. Tesla

Siapa yang tak mengenal Tesla. Perusahaan produsen mobil listrik ini sangat terkenal dan terkemuka di dunia. Kerennya lagi, Tesla rupanya menjadi salah satu investor terbesar bitcoin di dunia lewat CEO nya yang bernama Elon Musk. Kekayaan Bitcoin yang dimiliki pun sangat banyak.

Tercatat ada 42.902 BTC yang setara dengan 2,02 miliar dollar Amerika menjadi milik Tesla. Dengan demikian prosentase kepemilikan Bitcoinnya adalah 0,204%. Meskipun sempat menjual 10% kepemilikan Bitcoinnya pada kuartal 2021 lalu, Tesla tetap eksis dengan kekayaan Bitcoin yang dimilikinya.

Bos Tesla, Elon Musk menerapkan strategi jitu dalam menjalankan Bitcoin. Terbukti pergerakan Bitcoin tergantung dari pergerakan Musk sebelumnya. Baik saat pergerakan sedang meleset maupun koreksi.

4. The Tezos Foundation

The Tezos Foundation adalah perusahaan berbasis yayasan yang giat melakukan bantuan sosial atau hibah ke masyarakat yang membutuhkan. Markasnya di Swiss dan pergerakannya diawasi oleh Otoritas Pengawas Yayasan Federal Swiss.

Kekayaan Bitcoin yang dimiliki The Tezos Foundation senilai 17.500 BTC atau sekitar 822 juta dollar Amerika. Kepemilikan Bitcoin dari investor Bircoin terbesar ketujuh ini yaitu 0,083%.

5. Galaxy Digital Holdings

Galaxy Digital Holdings adalah perusahaan merchant bank yang fokus perusahaannya terletak pada crypto. Bitcoin yang dimilikinya sebesar 16.400 BTC atau senilai 771 juta dollar Amerika, sehingga prosentase kepemilikan Bitcoin sebanyak 0,078%.

Galaxy Digital Holdings menjalin mitra kerjasama terbatas dengan Galaxy Digital LP yang mendedikasikan diri untuk menjaga asset digital dan juga sektor teknologi blockchain. Bisnis yang dijalankannya yaitu : perdagangan, managemen asset, investasi prinsip dan juga layanan konsultasi yang ramah bagi pelangganya.

Crypto Investment Platform Bersama Tokenomy

Mau Staking crypto atau mendapatkan pasif income berlebih dari investasi crypto. Langsung saja ke Tokenomy. Ada banyak perusahaan yang melakukan transaksi Bitcoin di sana. Termasuk daftar perusahaan investor bitcoin terbesar yang selalu menjadikan crypto sebagai penggerak perusahaannya.

Sebagai perusahaan yang berada di bawah perusahaan Tennet Technology Inc yang terdaftar di Labuan, Malaysia, Tokenomy menjalankan jasa broker finansial secara resmi. Tepatnya di bawah hukum Labuan Finansial Services and Security Act 2010 (LFSSA).

Keunggulan dari LFSSA ini adalah memiliki Know Your Costomer yang kuat serta aman dioperasikan, karena sudah terbukti bebas pencucian uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT). Transaksi Bitcoin pun terasa lebih nyaman karena Bitcoin sendiri tak bisa dipalsukan karena bentuknya yang digital.

Siapa tahu transaksi Bitcoin di Tokemony bisa bertemu dengan perusahaan investor terbesar Bitcoin yang terkemuka di dunia. Posisi teratas perusahaan kepemilikan Bitcoin terbesar bisa berubah sewaktu-waktu. Tergantung berapa banyak dan berapa sering transaksi Bitcoin yang berhasil dilakukan.

You May Also Like